Kamis, 27 Februari 2014

PANTAI PARANGKUSUMO



Pantai Parangkusumo merupakan pantai di pesisir selatan yang berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan pantai Depok, Pantai ini secara administratif berada di desa yang sama dengan Pantai Parangtritis yakni di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Nuansa sacral sangat terasa jika anda memasuki kompleks Parangkusumo, wewangian kembang setaman dan juga wangi kemenyan yang dibakar yang dijual oleh beberapa penjual yang mudah ditemui di labuhan, parangkusumo, cepuri
Sepanjang jalan masuk pantai ini. Ini dikarenakan di Pantai Parangkusumo ini dianggap sebagai pintu gerbang menuju kerajaan penguasa laut selatan. Pengunjung ditempat ini lebih banyak pada waktu waktu tertentu seperti hari Malam Selasa Kliwon atau Malam Jumat Kliwon menurut penanggalan jawa.
Ditempat ini dibangun sebuah Cepuri, tempat yang merupakan tempat doa sebelum acara labuhan yang sering dilakukan oleh pihak Keraton Yogyakarta pada hari hari tertentu.. Didalam puri tersebut terdapat dua batu yang diyakini sebagai tempat duduk panembahan senopati dan Ratu Kidul yang kemudian orang menyebutnya Batu Cinta.  Kenapa disebut demikian, ini dikarena tempat ini disebut sebut sebagai pertemuan Raja Mataram pertama yakni Panembahan Senopati dengan Penguasa Pantai Selatan yakni Ratu Kidul yang mengikat suatu perjanjian yang berawal dari permintaan Panembahan senopati terhadap Ratu Kidul untuk membantu dirinya mewujudkan menjadi penguasa Mataram. Hal tersebut disanggupi oleh Ratu Kidul namun dengan syarat agar Panembahan Senopatiparangkusumo, labuhan, cepuri dan seluruh keturunannya mau menjadi suami Ratu Kidul dan Panembahan Senopati pun menyetujui namun tanpa mengahsilkan keturunan. Akhirnya perjanjian itu menjadikan Keraton Yogyakarta sebagai Pecahan Kerajaan Mataram mempunyai hubungan yang erat dengan PenguasaPantai Selatan, Itulah yang mungkin menjadi dasar dilakukannya labuhan di Pantai Parangkusumo ini oleh Keraton Yogyakarta
Hingga saat ini di batu tersebut ditemukan taburan bunga serta serangkaian sesaji yang di bawa para peziarah. Karena ditempat ini diyakini bahwa setiap permohonan yang dipanjatkan disekitar batu cinta tersebut akan terkabul, ini semua didasarkan karena keberhasilan panembahan senopati yang bertapa ditempat ini. Ziarah ke tempat ini juga diyakini banyak orang dapat melepaskan beban berat yang ada pada seseorang serta memberikan semangat yang lebih pada orang tersebut.

PANTAI PARANG TRITIS YOGYAKARTA


Namanya Pantai Parangtritis, letaknya disebelah selatan kota Yogyakarta tepatnya di desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul kurang lebih 27 km dari pusat kota Yogyakarta. Nama desa Parangtritis konon bermula dari satu kejadian pada masa Kerajaan Majapahit, diceritakan bahwa seseorang bernama Dipokusumo bertapa dikawasan ini, ketika sedang bertapa ditempat ini ia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (Parang) sehingga nama daerah tersebut dinamai Parangtritis yang berarti air yang menetes dari celah batu karang.
Pantai parangtritis yang menyatu dengan Pantai Parangkusumo selain merupakan tempat rekreasi juga dikenal sebagai tempat Ziarah, ini dikarenakan orang jawa sangat mempercayai bahwa pantai tersebut merupakan tempat Kerajaan dimana Nyai Roro Kidul berkuasa. Dan juga sebagai garis imajiner dengan Keraton Kasultanan Yogyakarta serta Gunung Merapi. Dan pada saat tertentu di Komplek Pantai ini diadakan acara labuhan dari pihak Keraton Yogyakarta.

PANTAI PULANG SYAWAL (INDRAYANTI) GUNUNG KIDUL




  Pantai Pulang Syawal atau lebih populer Indrayanti, Gunungkidul, Jogja. memang menyuguhkan beragam pesona serta keunikan bagi wisatawan. Jauh sebelum dikelola pihak swasta, pantai ini dikenal dengan nama Pulang Syawal yang sering disingkat Pulsa. Seiring dengan dinamika pariwisata di sepanjang pesisir selatan Gunungkidul, pihak swasta mendirikan sebuah cafe dan resto yang diberi nama Indrayanti, dengan papan nama besar yang menghadap ke jalan. Sebutan inilah yang kemudian lebih populer karena umumnya wisatawan yang kebetulan melintas hanya mengingat nama cafe dan resto tersebut.

Sebenarnya, poin-poin penting yang membuat pantai ini semakin ramai dikunjungi merupakan perpaduan antara keindahan alam serta pengelolaan yang baik.

Pulang Syawal merupakan pantai dengan pasir putih dan terumbu karang yang khas. Bebatuan karang kokoh yang mengapitnya, serta perbukitan karst di sebelah utaranya membuat pantai ini unik dan menawarkan sebuah pesona alam yang menawan. Bahkan di luar musim kemarau, pepohonan hijau di sekelilingnya yang menyuguhkan kombinasi warna kontras, dengan pasir putih serta lautan biru, membuat pantai ini nampak seperti lukisan indah yang menenangkan jiwa.

Lokasi Pantai Pulang Syawal ini yang dekat dengan jalan raya juga menambah data tarik bagi para pelintas sehingga pantai ini semakin mudah dikenal. Terlebih dalam hal letak, pantai ini sangat dekat dengan pantai-pantai lain yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat luas seperti Krakal, Drini, dan Sundak.

Salah satu poin penting dari keindahan Pantai Pulang Syawal ini adalah kebersihannya yang selalu terjaga. Pengelola menetapkan aturan bahwa siapapun yang kedapatan membuang sampah sembarangan di pantai ini akan dikenakan denda 10 ribu rupiah. Aturan ini ternyata direspon baik oleh para wisatawan sehingga pantai ini nampak lebih terjaga kebersihannya. 
.


Selain itu, tata letak cafe dan resto Indrayanti yang diatur sedemikian rupa juga menambah keindahan pantai ini di mata
wisatawan. Fasilitas yang cukup komplit, dari toilet, tempat parkir, penginapan, hingga gasebo-gasebo nyaman yang menghadap ke laut juga menambah daya tarik pantai ini.

PANTAI POK TUNGGAL GUNUNG KIDUL


  Pantai Pok Tunggal, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia.
Daya tarik yang ditawarkan pantai ini adalah pasir putih yang kemilau, ombak pantai yang cukup tenang, gugusan batuan karang yang kokoh, serta tumbuhan dan pepohonan yang teduh dipinggir pantai. Untuk kondisi pantainya sendiri terbilang masih "perawan" karena belum banyak terjamah oleh para wisatawan





Untuk rute ke pantai ini dari posisi awal Pantai Pulang Syawal (indrayanti), ada dua alternatif jalan yang bisa dilalui yakni melalui jalan besar menggunakan kendar
aan. Apabila menggunakan kendaraan Anda bisa menggunakan jalur dari Pantai Pulang Syawal menuju ke Kecamatan Tepus. Pada jarak 2,5 km menuju bibir pantainya, Anda akan menemui plang arah menuju Pantai Pok Tunggal di kanan jalan. Dan Anda nanti akan dihadapkan perjalanan bebatuan sepanjang 2 kilometer yang sempit, berkelok-kelok dan agak terjal.

Minggu, 23 Februari 2014

MUSEUM SANDI YOGYAKARTA SATU-SATUNYA DI INDONESIA


Yogyakarta memiliki museum sandi dan ini satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia. Museum Sandi sudah ada sejak 29 Juli 2008 namun masih menjadi salah satu bagian dari Museum Perjuangan di Jalan Kolonel Sugiyono.
Dalam waktu dekat Museum Sandi akan  berpindah tempat yakni di Jalan Faridan M. Noto No. 21 Kotabaru Yogyakarta dengan koleksi ratusan sandi,”kata Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) Djoko Setiadi dalam acara serah terima Surat Keputusan Gubernur DIY tentang Pinjam Pakai Gedung Museum Sandi, Senin di soal simpan pinjam gedung di Gedung Pracimosono Kepatihan Yogyakarta.

Dengan diterimanya SK Gubernur DIY, maka Pemda DIY telah memberikan kepercayaan kepada Lembaga Sandi Negara untuk melestarikan salah satu gedung cagar budaya milik DIY yang sebelumnya digunakan sebagai Gedung Perpustakaan Anak Jogja Center.

Dengan menempati gedung baru, lokasi museum lebih strategis sehingga banyak dikenal masyarakat. Sehingga bisa memberikan lebih banyak informasi mengenai persandian kepada masyarakat.
Diakui Djoko selama ini Museum Sandi memang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal koleksinya relatif unik mulai dari barang asli atau replika mesin/peratan sandi, barang keseharian pelaku sandi, slide system, sistem sandi, buku kode, hingga fasilitas teknologi pendukung kegiatan persandian.
Djoko mennjanjikan Museum Sandi akan lebih menarik, sehingga banyak dikunjungi masyarakat.”Dengan diterimanya SK Gubernur DIY, dalam waktu dekat Lemsaneg akan melakukan penataan terhadap gedung cagar budaya dengan tidak mengubah struktur bangunan. Supaya lebih sering dikunjungi, pihak museum akan lebih aktif mempromosikan. Khususnya kepada para pelajar dan mahasiswa.

Dengan terselenggaranya Museum Sandi di Yogyakarta banyak manfaatnya antara lain: sebagai sarana untuk menampilkan dan memelihara koleksi benda sandi yang memiliki nilai sejarah dan menambah wawasan pengunjung, sebagai wahana dan media pembelajaran untuk mengapresiasi peran persandian dalam mempertahankan kemerdekaan serta media pembelajaran ilmu persandian.


Putra Agung Tour Travel

# FORMAT RESERVASI / SMS BOOKING :
KIRIM SMS ATAU WHATS'APP ANDA

Ketik : BOOKING - NAMA - ALAMAT JEMPUT - NO.HP - JUMLAH ORANG - TGL. KEBERANGKATAN (PAGI/MALAM) - KOTA TUJUAN.
Contoh : (Booking - Heru - Jln. A. Yani No 01, Surabaya - 081234XXX - 2 org - 01 Januari 2017 Malam - Jln. Malioboro No 01, Jogjakarta)

Apabila tidak ada balasan konfirmasi dari kami silahkan hubungi
HOTLINE : 0812 1718 1848 ( Call )
sms booking dianggap sah apabila sudah ada balasan & konfirmasi kesepakatan antara
pihak travel & penumpang.